Selamat Datang di Nagari Koto Baru Simalanggang

Artikel

Visi dan Misi

24 Agustus 2016 10:48:28  admin  3.416 Kali Dibaca 

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

 

VISI

             Visi pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari (RPJM Nagari) adalah visi Wali Nagari terpilih yang disampaikan pada waktu pemilihan Wali nagari (PILWANA). Visi Wali Nagari menggambarkan arah pembangunan atau kondisi masa depan nagari yang ingin dicapai dalam masa jabatan selama 6 (enam) tahun sesuai misi yang diemban. Sebagaimana pembangunan Nagari yang berpedoman kepada Undang- undang RI nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, Permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan desa dan Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 1 tahun 2018 tentang Pemerintah Nagari.

             Berdasarkan peraturan diatas serta dengan mempertimbangan berbagai permasalahan Nagari, tantangan pembangunan yang dihadapi, capaian pembangunan pada akhir periode rencana pembangunan jangka menengah Nagari sebelumnya, dan berbagai dokumen terkait lainnya yaitu RPJMD Kabupaten tahun 2020-2024, dokumen perencanaan provinsi pada RPJMD Provinsi 2020-2024, serta RPJM Nasional tahun 2019-2024.  maka visi pembangunan Nagari Koto baru Simalanggang untuk tahun 2022-2028 adalah:

             Terwujudnya masyarakat Nagari Koto Baru Simalanggang yang Bersatu, Berkeadilan, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera dalam kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

              Pada visi Nagari Koto Baru Simalanggang terdapat 6 (enam) kata kunci yaitu, Bersatu, berkeadilan, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera, nilai Adat Basandi Syarak, Syarak basandi Kitabullah.

              Bersatu adalah mampu untuk menjadi satu ditengah keberagaman ekonomi, sosial, pendidikan maupun budaya baik secara individu maupun kelompok. Dengan maksud lain bersatunya seluruh elemen/ lapisan masyarakat mulai dari tingkat anak-anak hingga orang dewasa tanpa memandang faktor sosial ekonomis antara si miskin dan si kaya untuk bisa saling bahu membahu dalam membangun Nagari Koto Baru Simalanggang di masa yang akan datang dengan tidak mementingkan kepentingan pribadi demi terciptanya Nagari yang bersatu antara masyarakat dengan masyarakat dan masyarakat dengan Pemerintah Nagari, dan yang paling penting adalah untuk bisa menghilangkan sifat syirik, iri, dengki ditengah-tengah masyarakat serta juga bisa menghilangkan ego-ego Jorong yang berlebihan. Pemerintah maupun masyarakat bisa bersinergi dalam menata pembangunan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusianya, sehingga tumbuh kembang Nagari bisa dikontrol oleh masyarakat melalui BAMUS dengan gambaran kondisi masyarakat yang terbagi kepada tiga wilayah jorong akan tetapi memiliki satu tujuan dengan membangkitkan potensi yang ada untuk kemajuan Nagari.

             Berkeadilan adalah merupakan kondisi yang bersifat adil terhadap suatu sifat, perbuatan maupun perlakuan terhadap sesuatu hal serta memihak pada kebenaran. Keadilan dalam konteks bernagari bisa dilihat melalui pemberian/perlakuan yang sama dan tidak berpihak pada perorangan atau suatu golongan tertentu, adil dalam penyelesaian masalah maupun pengambilan keputusan. Dan menjadi sebuah proses mendirikan atau membentuk Nagari koto baru Simalanggang dengan dilandasi kepada nilai- nilai kebenaran, tidak bersifat sewenang- wenang, dan bersifat proporsional  serta merata.

             Sehat mengandung arti suatu keadaan ideal, dari sisi biologis, psiologis, dan sosial sehingga masyarakat nagari dapat melakukan aktifitas secara optimal. Dengan karakteristik sebagai hidup yang kreatif dan produktif. Sehat bukan merupakan suatu kondisi tetapi merupakan penyesuaian, dan bukan merupakan suatu keadaan tetapi merupakan proses adaptasi individu yang tidak hanya terhadap fisik mereka tetapi terhadap lingkungan sosialnya, hal ini diupayakan dalam bentuk peningkatan dari segi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nagari Koto Baru Simalanggang sehingga tercapainya masyarakat yang mempunyai kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat.

             Cerdas adalah cerdik dan cermat dalam melihat sesuatu. mengandalkan logika, kreatif, sedikit berpikir dan banyak bertindak. Kecerdasan sebagai makhluk sosial dan cerdas dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat. Salah satu bentuk kecerdasasan sosial adalah kemampuan mengatasi persoalan, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan dalam memperlakukan orang lain dengan baik. Kecerdasan sosial tidak hanya bermanfaat untuk dunia pendidikan namun juga dalam dunia pekerjaan yang mengharuskan kita bertemu dengan banyak orang dengan beragam kepribadian dan latar belakang. Dengan memfokuskan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Nagari Koto baru Simalanggang melalui penyediaan pendidikan baik formal ataupun non formal.

             Sejahtera adalah menunjuk keadaan yang baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai. Masyarakat sejahtera adalah masyarakat yang bisa menikmati kemakmuran utuh, tidak miskin, tidak menderita kelaparan, menikmati pendidikan, mampu mengimplementasikan kesetaraan gender, dan merasakan fasilitas kesehatan.  Kehidupan sejahtera ditandai dengan berkurangnya penyakit berbahaya dan menular, masyarakat hidup dalam kawasan lingkungan yang lebih ramah dan hijau. Selain itu, memiliki fasilitas lingkungan dan perumahan yang sehat, serta senantiasa memiliki mitra dalam menjaga keberlanjutan. Hal ini diupayakan dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan di Nagari Koto Baru Simalanggang yang menitikberatkan kepada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui program pelayanan sosial dan pemberdayaan sosial.

             Nilai Adat Basandi Syarak, Syarak basandi Kitabullah adalah merupakan etika  dan moral masyarakat berdasarkan norma agama ,norma hukum, dan norma adat (Syarak Mangato adat mamakai). Yang mana mulai dari unsur pemerintah, lembaga, organisasi dan masyarakat secara bersama-sama mewujudkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau dalam setiap aktivitas kehidupan yang berlandaskan kepada ajaran agama islam.

MISI

             Upaya untuk mewujudkan Visi menjadi Nagari yang Bersatu, Berkeadilan, Sehat, Cerdas, Sejahtera dalam kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Sebagaimana yang telah dirumuskan diatas adalah melalui 5 Misi Pembangunan Nagari sebagai berikut :

  1. Memberdayakan semua aspek potensi Nagari dengan mengedepankan musyawarah mufakat yang demokratis dan partisipatif.
  1. Meningkatkan pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  2. Meningkatkan pelaksanaan pemberdayaan Sumber Daya Alam
  3. Meningkatkan pengembangan Lembaga Ekonomi Nagari, Bumnag

            Dalam rangka membangun sumber daya manusia Nagari Koto Baru Simalanggang yang berkualitas, maka diperlukan upaya peningkatan layanan dan akses pendidikan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Peningkatan kesehatan masyarakat menjadi satu tolak ukur bagi kualitas SDM yang secara langsung berpengaruh terhadap produktivitas. Sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan kontributif terhadap pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota tidak akan berpengaruh signifikan terhadap pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota tanpa di dukung oleh derajat kesehatan yang tinggi. Disamping peningkatan terhadap pendidikan dan kesehatan, kualitas sumber daya manusia juga dapat dilakukan peningkatan terhadap penerapan agama, adat dan budaya di masyarakat berdasarkan falsafah adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah dengan melakukan Optimalisasi pendidikan dan fungsi Kelembagaan agama, adat dan budaya. Penerapan adat dan budaya pada masyarakat dengan pelestarian budaya, adat istiadat dan tradisi lokal sebagai bentuk kepribadian masyarakat.

              Dalam rangka menerapkan pelaksanaan pemberdayaan potensi Sumber Daya Alam Nagari Koto Baru Simalanggang, maka perlu dilakukan pendataan kembali aset- aset nagari dan melakukan kajian ulang terkait potensi apa yang ada pada Sumber Daya Alam Nagari Koto Baru Simalanggang.

Upaya peningkatan dalam mengembangkan Lembaga Ekonomi Nagari seperti halnya Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) perlu dilakukan peninjauan kembali terkait potensi Nagari dan kebutuhan masyarakat sehingga jalannya setiap unit usaha BUMNAG bisa berjalan lancar yang didukung oleh segala unsur yang ada di Nagari.

  1. Penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, nepotisme yang didukung sarana prasarana infrastruktur dan berbasis pada teknologi yang terbarukan demi meningkatkan pelayanan masyarakat

              Untuk menjamin tercapainya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, nepotisme maka perlu di tunjang oleh kapasitas aparatur yang berkualitas. Dalam hal ini unsur pemerintahan akan berperan sebagai agen yang menjaga keseimbangan pembangunan. Aparatur yang berkualitas akan menjadi katalisator bagi pembangunan Nagari Koto Baru Simalanggang. Upaya- upaya yang dapat di lakukan dalam meningkatkan pelayanan publik melalui reformasi birokrasi antara lain melalui peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan Nagari dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan didukung sarana prasarana infrastruktur dan berbasis pada teknologi yang terbarukan demi meningkatkan pelayanan masyarakat.

  1. Mendorong, memperkuat kerjasama dan koordinasi dengan lembaga Nagari, Pemuda/i, PKK, Ibu-ibu Kader, Linmas Nagari, Gapoktan, PSM, KPM, MUNA, kelompok- kelompok masyarakat, Orsos masyarakat, masyarakat perantau, Nagari tetangga, Babinkamtibmas/ Babinsa, dan seluruh pemangku kepentingan, dalam setiap program Nagari Koto Baru Simalanggang.

              Upaya dalam membentuk Sumber Daya Manusia yang berkualitas, maka perlu dilakukan suatu pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat yang telah terhimpun kedalam kelompok atau organisasi yang ada di Nagari, sebagai lembaga mitra dan penunjang dalam penyelenggaraan pemerintah yang demokratis dan partisipatif sehingga terbinanya masing- masing kelompok atau organisasi yang ikut serta dalam menyukseskan pembangunan dalam penyelenggaraan pemerintah Nagari. Sebagaimana pembangunan perlu mengedepankan pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan khususnya di nagari. Melalui pemberdayaan kelompok atau organisasi ini di harapkan mampu menciptakan kemandirian nagari dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lima Puluh Kota yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

  1. Meningkatkan pembangunan Jalan Kabupaten Kota, Jalan lingkar Nagari, Jalan lingkar jorong, Jalan pemukiman, Jalan tani, Jalan Provinsi, Embung, Irigasi, Drainase, Aset- aset asli Nagari, dengan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

               Penyediaan infrastruktur dasar memiliki pengaruh luas terhadap pembangunan di berbagai sektor. Infrastruktur dasar dalam hal ini meliputi infrastruktur jalan umum, jalan usaha tani, embung, drainase, dan irigasi serta aset- aset Nagari. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terpadu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik dengan melakukan peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur diantaranya yaitu dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan bangunan strategis, peningkatan kualitas jalan, Disamping itu tercukupinya persediaan air irigasi untuk pertanian rakyat terhadap sistem irigasi yang ada dan peningkatan ketersediaan perumahan permukiman yang layak bagi masyarakat.  Upaya yang dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik, selain dalam pembangunan infrastruktur juga diperlukan peningkatan terhadap pemeliharaan dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan dengan sasaran yang dapat dilakukan yaitu peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan kinerja penataan ruang wilayah dan penurunan resiko bencana daerah.

  1. Meningkatkan pemberdayaan kegiatan Tahfizul Quran, Kesenian, Budaya lokal, dan Olah Raga

               Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilakukan peningkatan terhadap penerapan agama, seni, adat budaya dan olah raga di masyarakat. Sebagai aspek penunjang sekaligus berupa sebagai wadah bagi masyarakat untuk menggali dan mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki. Pelaksanaan Tahfizul quran yang didukung oleh program pemerintah daerah sehingga bisa menjadi solusi untuk mencetak generasi qur’ani di Nagari. Kesenian yang merupakan potensi dan bakat yang dimiliki oleh masyarakat tidak terwadahi sebelumnya sehingga dengan difokuskannya pemberdayaan dibidang keseinan ini akan lahirlah inovasi dan kreasi nantinya. Berdasarkan falsafah adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah dengan melakukan Optimalisasi pendidikan dan fungsi Kelembagaan agama, adat dan budaya. Penerapan adat dan budaya pada masyarakat dengan pelestarian budaya, adat istiadat dan tradisi lokal sebagai bentuk kepribadian masyarakat. Dan olah raga sebagai tujuan membentuk masyarakat yang sehat dan juga berbakat dibidang olah raga sesuai potensi yang ada di Nagari.

  • Tujuan dan Sasaran
    1. Misi Ke Satu adalah : Memberdayakan semua aspek potensi Nagari dengan mengedepankan musyawarah mufakat yang demokratis dan partisipatif.
  1. Meningkatkan pemberdayaan sumber daya manusia.
  2. Meningkatkan pelaksanaan Pemberdayaan Sumber Daya Alam.
  3. Meningkatkan Pengembangan Lembaga Ekonomi Nagari, Bumnag.
  • Tujuan :
  1. Meningkatkan pemberdayaan Sumber Daya Manusia
  2. Meningkatkan pelaksanaan pemberdayaan Sumber Daya Alam
  3. Meningkatkan pengembangan Lembaga Ekonomi Nagari, Bumnag
  • Sasaran :
  1. Meningkatnya kualitas dan akses Pendidikan Masyarakat
  2. Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat
  3. Meningkatnya pengelolaan aset Sumber Daya Alam Nagari
  4. Meningkatnya Produksi dan Produktivitas Pertanian dan Perikanan
  5. Meningkatnya pengembangan industri Kecil dan Menengah
  6. Meningkatnya Pendapatan Asli Nagari
    1. Misi Ke Dua adalah : Penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel, transparan, profesional, efektif dan efisien, bersih, serta bebas dari kolusi, korupsi, nepotisme yang didukung sarana prasarana infrastruktur dan berbasis pada teknologi yang terbarukan demi meningkatkan pelayanan masyarakat.
      • Tujuan :
    2. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik
    3. Meningkatkan pelayanan melalui sarana dan prasarana infrastruktur dan berbasis pada teknologi terbarukan
    4. Meningkatkan kualitas data masyarakat sejahtera Nagari
    5. Meningkatkan sistem informasi Nagari
    6. Efektivitas produk hukum Nagari sesuai dengan kondisi Nagari
      • Sasaran :
    7. Meningkatnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan Nagari
    8. Meningkatnya kualitas dan kuantitas unsur pelayanan publik
    9. Meningkatkan sarana dan prasarana berbasis teknologi
    10. Optimalisasi tepat sasaran bantuan masyarakat Nagari
    11. Optimalisasi sistem informasi Nagari
    12. Optimalisasi produk hukum sesuai dengan kondisi Nagari saat ini
      1. Misi Ke Tiga adalah : Mendorong, memperkuat kerjasama dan koordinasi dengan lembaga Nagari, Pemuda/i, PKK, Ibu-ibu Kader, Linmas Nagari, Gapoktan, PSM, KPM, MUNA, kelompok- kelompok masyarakat, Orsos masyarakat, masyarakat perantau, Nagari tetangga, Babinkamtibmas/ Babinsa, dan seluruh pemangku kepentingan, dalam setiap program Nagari Koto Baru Simalanggang.
  • Tujuan :
  1. Eratnya kerja sama dengan lembaga yang ada di Nagari
  2. Melakukan koordinasi pada setiap kegiatan lembaga ataupun organisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
  • Sasaran :
  1. Optimalnya peran KAN
  2. Optimalnya organisasi pemuda/i
  3. Optimalnya PKK
  4. Optimalnya peran Kader
  5. Optimalnnya peran Linmas Nagari
  6. Optimalnya Gapoktan
  7. Optimalnya peran PSM
  8. Optimalnya peran KPM
  9. Optimalnya peran MUNA
  10. Optimalnya peran kelompok- kelompok masyarakat
  11. Optimalnya peran Orsos Masyarakat
  12. Terjalin komunikasi yang baik pada setiap pemangku kepentingan Nagari
    1. Misi Ke Empat adalah : Meningkatkan pembangunan Jalan Kabupaten Kota, Jalan lingkar Nagari, Jalan lingkar jorong, Jalan pemukiman, Jalan tani, Jalan Provinsi, Embung, Irigasi, Drainase, Aset- aset asli Nagari, dengan pemeliharaan dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
  • Tujuan :
  1. Meningkatkan kualitas dan pemerataan infrastruktur
  2. Pemeliharaan dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan
  • Sasaran :
  1. Meningkatnya pemenuhan kebutuhan bangunan strategis
  2. Meningkatnya Kualitas Jalan
  3. Tercukupinya Persediaan Air Irigasi Untuk Pertanian Rakyat Terhadap Sistem Irigasi yang Ada
  4. Terciptanya lingkungan yang bersih
    1. Misi Ke Lima adalah : Meningkatkan pemberdayaan kegiatan Tahfizul Quran, Kesenian, Budaya lokal, dan Olah Raga
      • Tujuan :
    2. Meningkatkan pemberdayaan Kegiatan Tahfizul Quran
    3. Meningkatkan pemberdayaan Bidang kesenian
    4. Meningkatkan pemberdayaan Bidang adat dan budaya
    5. Meningkatkan pemberdayaan bidang olahraga
      • Sasaran :
    6. Terciptanya generasi qur’ani
    7. Meningkatnya pengelolaan sanggar seni Nagari
    8. Meningkatnya pelestarian adat di Nagari
    9. Meningkatya pengembangan potensi olah raga Nagari

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Wilayah Nagari

Aparatur Nagari

Sinergi Program

Agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Arsip Artikel

26 Agustus 2016 | 3.677 Kali
Sejarah Desa
29 Juli 2013 | 3.492 Kali
Profil Desa
29 Juli 2013 | 3.481 Kali
Kontak Kami
24 Agustus 2016 | 3.416 Kali
Visi dan Misi
24 Agustus 2016 | 3.402 Kali
Data Desa
03 Juli 2023 | 3.322 Kali
Pemerintah Desa
07 November 2014 | 3.278 Kali
Pemerintahan Desa
14 Februari 2023 | 127 Kali
Diskusi terkait Isu Kesehatan di Kecamatan Payakumbuh
30 April 2014 | 150 Kali
Kelompok Ekonomi Lainya
30 April 2014 | 529 Kali
Kelompok Tani
15 Februari 2023 | 166 Kali
Perbaikan persyaratan Badan Hukum BUMNAG
03 Maret 2023 | 135 Kali
Rakor Perangkat Nagari
20 Februari 2023 | 145 Kali
Pembukaan TC Kafilah untuk MTQ Propinsi
20 April 2014 | 480 Kali
Peraturan Kepala Desa

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:49
    Kemarin:272
    Total Pengunjung:86.271
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.233.242.67
    Browser:Tidak ditemukan